MMS- Ushulu Sittah

Bismillahirohmanirohim Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillahirobbil alamin washolatu wassalamu ala rasulillah lahaulawalakuata 

para sahabat madrasah mar'ah shalihah yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta'ala 

segala puji syukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala 

majelis pertama kita dalam kitab kedua dari Silsila kajian aqidah kita untuk kajian tauhid. kitab usuhul sittah karya dari Syekh Muhammad bin abdil wahhab, yaitu 6 pondasi pokok dalam agama yang akan kita bahas Insya Allah dalam berapa menit ke depan


pokok-pokok pembahasan and 6 yang dimaksud dengan 6 pondasi penting dlm agama islam 

yaitu 6 prinsip dalam beragama 

1) prinsip yang pertama yang beliau bahas adalah tentang wajibnya mengikhlaskan agama bagi Allah Subhanahu Wa Ta'ala kemudian

2) kedua adl, prinsip yg membahas tentang wajibnya menjaga persatuan dalam agama 


3) prinsip yang ketiga adalah wajibnya menjaga persatuan bangsa serta taat kepada penguasa dalam perkara yang dibolehkan dan ulama serta orang-orang yang beriman Misbah kan diri kepada ilmu dan ulama tetapi bukan bagian dari mereka 


5) yang kelima adalah tentang penjelasan para wali-wali Allah 


6) yang terakhir adalah tentang bantahan terhadap argumentasi yang dipakai oleh setan dalam menyesatkan orang untuk lari dilakukan dan Sunnah adalah 6 prinsip yang akan kita bahas dalam kitab Al Ushul sittah

 

Bismillahirrohmanirrohim 


Di mana para ulama ada dua bentuk dalam memulai kitab mereka 

ada kadang-kadang dengan membaca dengan mulai dengan pujian kepada Alhamdulillah yah dg Alhamdulillah dengan pujian kepada Allah atau 

Memulai Dengan Bismillahirrohmanirrohim atau Basmalah Bismillahirrahmanirrahim disingkat dengan basmalah. penjelasan masalah telah kita bahas dalam kitab yang pertama yaitu Qowaidul arba' 4 kaidah dalam memahami tauhid dan Syirik yang penjelasannya kita telah bahagia disana maknanya kandungannya ya tetap ada faedahnya momen-momen yang di anjurkan kita untuk membaca basmalah atau tasmiyah. 


Setelahnya juga kita telah menjelaskan perbedaan antara resmi adalah masalah akan tetapi tidak mengapa mungkin kalau kita ingin sedikit mengingat apa-apa antara kita bahas pada pembahasan tersebut sebagai atau untuk mengulang kembali mengingatkan memori kita Tentang pembahasan kita bahas di sana 


Jadi dasar memulai sebuah tulisan dengan basmalah atau bismillah ini didasarkan kepada firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala atau dengan mencontoh bagi Allah Subhanahu Wa Ta'ala memulai FirmanNya atau kitab sucinya dengan kalimat atau ucapan Bismillahirrohmanirrohim itu ayat pertama dalam surat al-fatihah 


itu di antara bagaimana para ulama menjelaskan alasan sebagian para ulama memulai kitab-kitab mereka atur karya-karya mereka dengan bismillah Rohim tidak kita bilang Di mana para ahli tafsir yang Allah berikan Saidah tentang dimulainya Alquran dengan bismillah itu adalah anjuran kepada kaum muslimin agar terbiasa memulai segala kegiatan kegiatan positif dengan menyebut nama Allah itu


Bismillahirrahmanirrahim kemudian juga alasannya adalah perbuatan para Anbiya dimana ketika mereka menulis surat kepada para raja yang ada di masa mereka untuk mengajak mereka dalam Islam mereka Memulai Dengan tasmia juga atau bismillah juga yang memulai dengan basmalah juga seperti dalam surah annamal Ketika Nabi Sulaiman mengirim surat kepada Ratu Balqis wa innahu Min sulaimana wa innahu Bismillahirrohmanirrohim dimana Sulaiman memulai suratnya yang dikirimnya ke Ratu Balqis dengan bismillah 


kemudian juga dari lain adalah perbuatan nabi kita Muhammad SAW wassalam sebagai sunah yang kita dianjurkan untuk mengikutinya adalah ketika beliau menulis surat Kepada para raja di zaman beliau untuk mengajak ke dalam Islam mulai juga Mulai suratnya dengan Bismillahirrohmanirrohim. 


Oleh sebab itu ya dianjurkan agar kita terbiasa mulai kegiatan-kegiatan positif kita dengan Bismillahirrohmanirrohim 


kemudian 

ada hadits-hadits atau hadis yang tidak bisa dijadikan sebagai landasan itu hadits yang sangat lemah dan tidak bisa dipakai yaitu hadis hadis maudhu yaitu, hadis yang berbunyi Kullu Amrin dibalin Bismillahirrohmanirrohim perkara yang penting yg tidak dimulai dg basmalah maka dia terputus, adl hadits maudhu


jadi cukup bagi kita untuk berpegang kepada apa antara Jelaskan para ulama alasan untuk memulai sebuah tulisan atau kegiatan dengan membaca Bismillah hirohman lain atau tasmiyah bismillah demikian pula Rasul kita ya menganjurkan dalam perkara-perkara yang lain ya secara tegas beliau menganjurkan untuk dimulai dengan tasmiah atau bismillah ya Insya Allah dalam. momen yang kita dianjurkan untuk Menggunakan atau membaca tasmiyah dan Basmalah tersebut banyak sekali momen yang kita dianjurkan untuk memulai dengan menyebut nama Allah Subhanahu ta'ala demikian kita. Demikian beberapa alasan para ulama memulai kita mereka dengan Bismillahirohmanirohim Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tsl

Skai aqidah

TSL- Halaqah 4 Tsalatsatul utsul Makna Hanifiyyah