MMS-Usulu sittah 3

Bismillah was shalatu was salamu ala rasulillah. 

para sahabat madrasah mar'ah shalihah, dalam majelis kita yang ketiga dalam kitab Ushul sittah ini pembahasan tentang Penjelasan makna dan Tafsir Basmalah 

baik, kalau kita Jelaskan sekilas tentang Tafsir ya kenapa bilang  digunakan nama Allah itu sudah pd pembahasan yg lalu, Allah dan Arrahman arrahim dan juga perbedaan antara keduanya dan hikmah dimulainya dengan memakai nama Allah Rahman Rahim karena kita dan aktivitas kita itu sedang berharap kepada Allah Subhana Wa Ta'ala kemudian nilai-nilai yang terkandung dalam kalimat Basmalah ini 

nilai-nilai yang terkandung dan kalimat Basmalah ini sungguh banyak sebetulnya dalam kalimat Basmalah ini 

pertama adalah yang berhak untuk kita minta tolong itu hanya Allah Subhanahu Wa Ta'ala maka kita ikrarkan dalam 17 kali minimal yang sehari semalam itu iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in kepada Engkaulah kami menyembah Allah kepada Engkaulah kami mohon pertolongan 


Kemudian yang kedua adalah kaidah nya adalah keberkahan itu hanya Allah yang bisa memberi kita yang selalu mengurus urusan kita maka kita selalu memohon kepada Allah semata, Agar Allah berikan keberkahan pada umur kita, pada ilmu kita, pada keluarga kita, kepada harta kita ya dan seterusnya 


kemudian juga terdapat aqidah juga wajibnya mengikhlaskan segala aktivitas kita terutama ubudiyyah  kepada Allah, ibadah ibadah kita dan  juga aktivitas-aktivitas yang sifatnya umum. ibadah kalau kita niatkan untuk menuju Keridhoan Allah Subhanahu ta'ala, 

maka disitu diangkatnya Allah menempatkan nama Allah yaitu sifat apa dulu Iya Nya dalam kalimat Basmalah tersebut 

kemudian juga wajibnya kita ikhlas ibadah kepada Allah dan itu telah kita sebutkan tadi dalam surat Al Fatihah iyyaka na'budu kepada engkau kami beribadah ya Allah 

dalil-dalil tentang wajib kita berdoa kepada Allah cukup banyak sekali tidak mungkin kita kupas lebih luas dalam kesempatan yang secara sederhana ini. 

kemudian adalah bahwa permohonan itu hanya kepada Allah Subhanahu wa ta'ala bahwa zat yang paling penyayang Ya Allah Subhanahu ta'ala, maka kita memiliki sifat optimis yang ya sifat Roja' yang kuat kepada Allah semata 

Nah jadi seorang mukmin itu berharap besar kepada Allah semata Allah ya tidak memiliki sifat pesimis, Tapi  optimis karena dia punya yang maha pengasih maha penyayang yang jauh lebih kasih kepada dirinya dari siapapun ya 

Bahkan dari dirinya sendiri kalau kita Jelaskan Maka kalau demikian kita tidak akan pernah bosan memohon kepada Allah semata tidak akan pernah putus asa Dari rahmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala karena Allah itu maha pengasih maha penyayang 

kemudian Itu demikian pula jika kita butuh rezeki kita minta hanya kepada Allah semata, karena Allah Maha Pemberi maha penyayang kepada kita, maka oleh sebab itu hendaknya kita ya meminta kepada Allah Subhana Wa Ta'ala 

kemudian juga di antara nilai juga adalah wajib nya nilai-nilai yang terkandung dalam Asmaul inilah seorang mukmin hendaknya memiliki sifat kasih sayang antar sesama ya kenapa Allah saja menciptakan kita, mengatur yang memiliki segala apa yang kita miliki Allah Subhanahu ta'ala itu memberikan kasih sayang kepada kita 

Allah menyayangi hamba-hambanya irham man fil ardi, yarhamuka man fis samai' , sayangi yang ada di bumi sungguh engkau akan dikasih oleh yang ada yang maha pengasih di langit 

Kemudian juga sifat bersyukurnya kita kenapa semua yang kita miliki atas apa kita dapatkan atas rahmat Allah 

jadi apa yang harus kita banggakan dalam hidup kita ini apa kita sombongkan hanya dari semua nikmat yang dimiliki atas nama Allah 

maka kita harus menjauhi sifat sombong 

kemudian memiliki sifat syukur  sekecil apapun nikmat yang ada pada dirinya itu atas rahmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala 

kemudian tadi kita sebutkan dua sifat yaitu roja ada syukur ya kemudian menjauh dari sifat sombong ya 

maka oleh sebab itu di antaranya jauhi dari meminta-minta di kuburan. Apakah ahli kubur ituhlebih sayang kepada kita daripada Allah??

Kalau seandainya orang Minta kuburan itu memiliki uang seribuan di dunia ini sekarang masih hidup Ya pokoknya jangan kan satu Kecamatan 1 RT saja setiap hari datang ke rumahnya. 

Apakah dia bisa memberi setiap orang yang datang sedangkan Allah Subhana Allah yang Maha kaya yang maha penyayang pengasih 

Kenapa kita meminta kepada makhluk yang tentu belum punya, juga kalau punya belum tentu juga mau memberi 

ya makanya sebegitu sungguh sangat begitu meruginya orang-orang yang tidak memahami sifat Allah maha pengasih maha penyayang yaitu suatu makna yang dalam bagi seorang mukmin bahwa yang pantas dia mintai dalam segala kebutuhannya itu adalah Allah Subhanahu Ta'ala karena Allah Maha kaya ya Allah karena Allah memiliki sifat Maha Pengasih penyayang dan memberikan berbagai nikmat kepada makhluk-nya. 


Nah, Itulah sekilas berapa pelajaran yang dapat kita ambil di dalam plasma Wallahu A'lam Bishawab 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tsl

Skai aqidah

TSL- Halaqah 4 Tsalatsatul utsul Makna Hanifiyyah