MMS-USULU SITTAH 9
Alhamdulillah, wa shalaatu wa salaamu ala rosulillah lahaula walakuata illabillah
para sahabat marah shaliha yg dirahmati Allah subhanahu wa ta'ala ini adalah pertemuan yang ke-9 dari rangkaian kajian kita usulu sittah, masih membahas tentang penjelasan wajibnya menjaga persatuan dalam agama, dan haramnya melakukan perpecahan dalam agama tersebut
dan kata sesungguhnya syaikh pembahasan ini telah dijelaskan oleh Allah dalam Alquran yang menjelaskan sangat gamblang dan mudah dipahami oleh orang awam sekalipun.
pada masa yang lalu kita telah menjelaskan dalil dalil tentang haramnya terjadi perpecahan, Namun sebagai kodrat manusia yang Allah perintahkan
jadi kalau ada yang bertanya, Allah melarang orang pecah belah Ustad, Kenapa terjadi perpecahan dalam agama disamakan muslimin ini kepada Allah melarang Apakah manusia itu lebih kuat kehendaknya dari kehendak Allah??
Jawabnya tidak. harus dipahami perintah untuk bersatu dalam adalah irodah syariyyah
Adapun kenyataan yang terjadi pecah belah itu adalah iradah kauniyah yang berhubungan dengan hikmah yang penuh hikmah dibalik itu
jadi terjadinya perpecahan secara nyata ditengah umat adalah kehendak Allah secara kauniyah
dan Adapun perintah Allah untuk bersatu dan larangan untuk terpecah belah adalah Iradah Syariah di mana Iradah syariah adalah suatu perkara yang pasti dicintai Dan diridhai Allah
semata Allah telah terjadi pasti terjadi tetapi memiliki hak untuk menguji orang-orang yang benar-benar dengan agama Allah semata Allah ya adanya orang kafir ada orang munafik kau ciptakan sedangkan Allah menyuruh manusia untuk berakhir yang lurus menyimpang adalah itu udah berdasarkan iradah kauniyah yang di Bali yang tersimpan banyak makna dan rahasia serta hikmah. Jadi itu jangan di pertentangan antara ayam pamannya yang menjaga Atau hadis yang menjelaskan wajib Bersatulah agama tetapi juga dalam kenyataan pura yang lain juga menjelaskan manusia ini banyak sekali terjadi perpecahan nah, jadi itu perlu dipahami antara dalil-dalil syar'i dengan itu Iradah sariah yang wajib kita ikuti dan kenyataan yaitu iradah kauniyah perbedaan pendapat telah terjadi di tengah umat ini surat hud ayat 1 sampai 19 19 mereka akan senantiasa berselisih kecil orang mendapat rahmat dari ini berarti orang yang tidak berselisih itulah orang mendapat rahmat dari Allah Subhana Allah motivasi juga untuk kita bersatu dalam agama ini Namun kita akan Jelaskan dulu bentuk-bentuk
perbedaan perselisihan dan agama. agama ini berbeda agama ini ada dua bentuk ada perselisihan yang mazmum yang dicela pada Alquran dan Sunnah yang diharamkan yang pelakunya mendapat dosa dan agar kelak di akhirat
ada perbedaan perselisihan demi untuk bervariasi dan merupakan merupakan saling bertentangan bukan saling bertentangan jadi ada dua yaitu perbedaan yang umum yang dicela dan perbedaan yang tidak di celah jadi tidak setiap perbedaan itu adalah merupakan perselisihan tetapi setiap perselisihan Pati diawali oleh perbedaan jadi maka perlu dipahami ada perbedaan perbedaan perbedaan para ulama perbedaan para sahabat dalam berapa masalah yang di situ tidak ada dalil yang yang yang yang yang apa namanya yang tegas maka berbeda mereka Maka itu disebut dengan istilah apa namanya perbedaan pendapat perbedaan pendapat yang tidak majemuk selama tidak diikuti dengan ta'ashub kepada pendapat tertentu dari Isi wasiat tersebut ini
jadi pembagiannya ada ikhtilaf mazmum yang dicela dan ada ikhtilaf ghoiro mazmum yg tidak dicela. perbedaan pendapat yang tidak ada perbedaan pendapat yang tidak bisa lah mana perbedaan pendapat yang berbeda pendapat itu adalah Apabila terjadi perbedaan pendapat dalam pokok-pokok agama yang telah memiliki dalil-dalil yang sangat pahit dan Mutawatir dan ijma para ulama tentang persoalan tersebut maka berselisih dalam Ushuluddin adalah makmum yang kedua adalah istilah
istilah dalam masalah-masalah hukum hukum ibadah muamalah, ya dalam masalah hukum yang bukan diusulkan forward-in ini bisa saja dan kura-kura dalam kalau suruh dia bisa saja dalam aqidah bisa saja dalam itulah kan komanya usahlah temannya atau ibadah wa-nya ada orang mengatakan sesuatu Cukup dua kali sehari ini sudah sehat Selatan ada mengatakan pemainnya mengatakan umpamanya Ushuluddin yang pemainnya dalam masalah zakat tidak wajib atau seharusnya ada orang menghalalkan zina itu adalah Jadi yang pertama yang dicela itu udah berbeda pendapat dan Ushuluddin yang itu merekam pokok-pokok ajaran agama yang dalilnya begitu banyak ya Ada Alquran menjelaskan dengan tegas kemudian Isma para ulama menjelaskan masalah tersebut berbeda pendapat dalam hal ini adalah yang kedua adalah perbedaan pendapat dalam cabang-cabang dicela
Kenapa dicela??karena bila diiringi dengan fanatisme sifat fanatisme terhadap pendapat para ulama seperti perbedaan pendapat ulama dalam masalah sifat Bagaimana adzan dalam sifat atau umpamanya masalah hukum hukum talak yang secara rinci yang di ujung permasalahan bila fanatik kepada salah satu pendapat dan mencela pendapat yang lain menghina mengolok itulah yang dicela akan menimbulkan perpecahan kaum muslim bila dialami bila diikuti dengan fanatik terhadap satu pendapat ulama tersebut itu perbedaan dalam ya contoh umpamanya dalam huruf-huruf itu umpamanya Apakah membaca al-fatihah shalat jahriyah harus diistirahatkan bismillahnya atau tidak Itu di Purwa itu itu tidak bermasalah perbedaan di situ televisi lah pelit istilah yang tidak berdasarkan pendapat-pendapat dalil oleh para ulama berdasarkan pendapat sebagai sumber
Perbedaan disuruh Ayah ini tidak boleh dijadikan sebagai dasar untuk mengklasifikasi orang lain dituduh ini adalah kelompok yang itu ndak boleh bila dirinya fanatisme yang disebut oleh para ulama itu kecelakaan dalam bermazhab karena mereka fanatik dalam masa tersebut mengolok-ngolok mengejek kelompok-kelompok lain. Nah ini yang termasuk istilah yang tidak ada 2 juga itu istilah bermacam-macam yang mana ras bangsa melakukan itu semua contohnya dalam berwudhu benar salah satu tiga tiga kali pernah juga dua kali panas kemarin juga dalam bacaan bacaan doa iftitah itu ada ada lomba baik ada kabirong ada juga Subhan Aksa dan terjemahan Jessie kesan buku bacaan ruku dan sujud ada berapa versi Islam yang sifatnya untuk operasi yang dilakukan Rasulullah semua seperti sifat salat Rasulullah melakukan salat dalam bentuk berapa versi nah ini tidak boleh dijadikan sebagai bahan untuk mengklaim dan mencela orang lain Jika dia melakukan salah satu dari Jelaskan apa itu perbuatan haram karena baru Wassalam melakukan perubahan tersebut umpamanya ada yang berbeda di masa hidup belum makan kita juga boleh mengikuti salah satu dari pendapat tersebut dan tidak boleh termasuk dengan salah yang kedua bentuk perilaku yang tidak malu adalah istilah yang tidak diiringi dengan termasuk contoh perbedaan dalam masalah kita ikut kepada pendapat ulama yang mengatakan harus ikut ke pada waktu hukumnya orang di Arafah atau ikut kepada ayahnya Indonesia mewajibkan perbedaan awal Zulhijah terjadi dalam masa lalu ia Apakah anak ini istilah-istilah memang ini tidak boleh dikirim Oh terpecah-belah oleh para Ustaz berbeda pendapat kita tidak pecah para para ulama dahulu juga mereka punya pedang pedang pedang pendapat
seperti pendapat masalah Fatiha saja bawanya Imam Malik mengatakan Basmalah tidak begini surat al-fatihah Imam Ahmad mendapat surat ayat Basmalah itu bagian sel serta dia surah Alfatihah tetapi mereka apalagi ketika shalat jahriyah Imam Syafi'i berpendapat dijaharkan basmalahnya Imam Ahmad dapat disiarkan ini pendapat-pendapat selama ia tidak tidak diiringi dengan fanatik celah-celah itu tidaklah menjadi masalah itu istilah yang telah yang telah jadi umur istri hadiah ini adalah hadiah yang tidak ada dalil tegas dalam satu masalah tapi diambil istimewa daripada nash-nash yang umum ini tidak boleh dijadikan sebagai landasan untuk mengklasifikasi mengelompokkan saling menuduh dengan gelar ini tidak dibolehkan oleh Islam
Wallahu A'lam Bishawab itu ringkasan tentang bentuk-bentuk percobaan Yang harus kita pahami dia perbedaan pendapat dikalangan Sahabat juga terjadi namun mereka tidak termasuk dengan pendapat masing-masing seperti terjadinya perbedaan pendapat ketika sahabat memahami ungkapan janganlah kalian salat ashar, kecuali di Bani quraizhah ketika rasa masalah selesai perang Ahzab namun Sebagian ada yang salah di jalan Udah banyak ada yang salah di Bani quraizhah walaupun telah sampai ke celah saat sampai mereka di sana setelah salat Isya dah mereka salat ashar. Setelah salat Isya tidak bermasalah sama tidak saling menyalahkan dan juga tidak saling menyalahkan karena memang pemahaman dari dalil itu ya Habibi salam sahabat sebagai memahami masalah ini adalah bahwa kita bersegera untuk sampai kepada keluarga agar Selasa di sana tidak berarti kita harus salat ashar di luar waktu dan kelompok lain memahami ini adalah kondisi yang dikecualikan dalam kondisi normal di mana kondisi saat perang ini
jam sholat ashar diundur sampai walau sampai setelah maghrib ini contoh-contoh pada gambar dapat sahabat mereka tidak saling mengklaim yang benar ya tetap mereka menghargai pendapat yang berbeda paham berbeda adalah masalah Mengapa Rasulullah tersebut dan Rasul Shallallahu Alaihi Salam sedih tidak menyalahkan yang salat di jalan salah asalnya juga tidak menyalahkan yang salat setelah salat Maghrib salat Isya di pelajaran contoh praktek yang digambarkan oleh para sahabat dalam berbeda pendapat dalam masalah masalah furuiyyah bukan dalam masalah-masalah hal yang prinsip dalam agama
Komentar
Posting Komentar