Skai aqidah 9
Materi Pelajaran 9 - Aqidah (Aqidah Islamiyyah Bagian 9)
﷽
M A ‘ H A D
S A B I L U L K H A Y R
AQIDAH ISLAMIYYAH (BAGIAN 9)
Ustadz Abu Ya‘la Kurnaedi, Lc. حفظه الله تعالى.
KEUTAMAAN AQIDAH SHAHIH
Apa saja manfaat atau keutamaan yang akan dirasakan bagi orang-orang yang memiliki aqidah yang shahihah dan lurus?
Tentunya banyak, di antaranya:
1. Menjaga darah dan harta di dunia
Rasulullah ﷺ bersabda:
أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَقُوْلُوْا أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ، فَإِذَا قَالُوْهَا, عَصَمُوْا مِنِّيْ دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلاَّ بِحَقِّهَا
“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka mengucapkan لَا إِلَهَ إِلَّا الله , apabila mereka telah mengucapkannya, maka terjagalah darah dan harta mereka dariku, kecuali dengan haknya”. (HR. Bukhari: 1399, Muslim: 20)
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا الله, وَ كَفَرَ بِمَا يُعْبَدُ مِنْ دُوْنِ اللهِ, حَرُمَ مَالُهُ وَ دَمُهُ وَ حِسَابُهُ عَلَى اللهِ عَزَّ وَ جَلَّ
“Barang siapa yang mengucapkan لَا إِلَهَ إِلَّا الله, dan mengingkari sesembahan selain Allah ﷻ , maka haramlah harta dan darahnya, adapun hisabnya atas Allah ‘Azza Wa Jalla”. (HR. Muslim: 23).
2. Aqidah shahihah dapat menyelamatkan dari adzab Allah ﷻ pada hari Kiamat
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ لَقِيَ اللهَ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا دَخَلَ الجَنَّةَ وَمَنْ لَقِيَهُ يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا دَخَلَ النَّار.
“Barang siapa yang berjumpa dengan Allah ﷻ dalam keadaan tidak menyekutukan Allah ﷻ dengan apapun, maka ia akan masuk surga dan barang siapa yang berjumpa dengan Allah ﷻ dalam keadaan menyekutukan Allah ﷻ , maka ia akan masuk neraka". (HR. Muslim: 93).
Rasulullah ﷺ juga bersabda:
فَإِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ عَلَى النَّارِ مَنْ قَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ . يَبْتَغِى بِذَلِكَ وَجْهَ الله.
“Sesungguhnya Allah ﷻ telah mengharamkan neraka bagi orang yang mengucapkan لَا إِلَهَ إِلَّا الله , yang dengan itu ia mengharap wajah Allah ﷻ ". (HR. Muslim: 23).
3. Allah ﷻ mengampuni dengannya segala dosa
Rasulullah ﷺ bersabda:
قَالَ اللهُ تَبَارَكَ وَ تَعَالَـى يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِى بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطَايَا ثُمَّ لَقِيتَنِى لاَ تُشْرِكُ بِى شَيْئًا لأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً.
“Allah ﷻ berfirman: "Wahai anak Adam, sesungguhnya kalau engkau datang kepada-Ku dengan membawa kesalahan-kesalahan (dosa-dosa) sepenuh bumi, kemudian engkau datang kepada-Ku dalam keadaan tidak menyekutukan Aku dengan apapun, niscaya Aku akan mendatangimu dengan ampunan sepenuh bumi pula"". (HR. Tirmidzi: 3540).
4 Amalan dari pemilik aqidah yang shahih dan lurus diterima oleh Allah ﷻ dan bermanfaat baginya
Allah ﷻ berfirman:
“Barang siapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. (QS. An-Nahl: 97).
Sebaliknya orang yang memiliki aqidah yang rusak, maka amal kebajikannya akan hancur dan dia menjadi orang-orang yang merugi.
Allah ﷻ berfirman:
“Dan sungguh, telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu, “Sungguh, jika engkau mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah engkau termasuk orang yang rugi". (QS. Az-Zumar: 65).
Allah ﷻ berfirman:
“Sekiranya mereka mempersekutukan Allah, pasti lenyaplah amalan yang telah mereka kerjakan”. (QS. Al-An’am: 88).
5️⃣ Orang yang memiliki aqidah yang rusak, seperti syirik, haram baginya surga dan dia kekal di neraka
Allah ﷻ berfirman:
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar". (QS. An-Nisa’: 48).
Allah ﷻ berfirman:
“Sesungguhnya barangsiapa mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh, Allah mengharamkan surga baginya, dan tempatnya ialah neraka. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang zhalim itu.” (QS. Al-Maidah: 72).
Allah ﷻ berfirman:
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّنْ ذَكَرٍ اَوْ اُنْثٰى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهٗ حَيٰوةً طَيِّبَةًۚ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ اَجْرَهُمْ بِاَحْسَنِ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ.
“Barang siapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. (QS. An-Nahl: 97).
Sebaliknya orang yang memiliki aqidah yang rusak, maka amal kebajikannya akan hancur dan dia menjadi orang-orang yang merugi.
Allah ﷻ berfirman:
وَلَقَدْ اُوْحِيَ اِلَيْكَ وَاِلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكَۚ لَىِٕنْ اَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ - ٦٥
“Dan sungguh, telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu, “Sungguh, jika engkau mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah engkau termasuk orang yang rugi". (QS. Az-Zumar: 65).
Allah ﷻ berfirman:
وَلَوْ اَشْرَكُوْا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ - ٨٨
“Sekiranya mereka mempersekutukan Allah, pasti lenyaplah amalan yang telah mereka kerjakan”. (QS. Al-An’am: 88).
5️⃣ Orang yang memiliki aqidah yang rusak, seperti syirik, haram baginya surga dan dia kekal di neraka
Allah ﷻ berfirman:
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا - ٤٨
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar". (QS. An-Nisa’: 48).
Allah ﷻ berfirman:
اِنَّهٗ مَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللّٰهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوٰىهُ النَّارُ ۗوَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ اَنْصَارٍ - ٧٢
“Sesungguhnya barangsiapa mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh, Allah mengharamkan surga baginya, dan tempatnya ialah neraka. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang zhalim itu.” (QS. Al-Maidah: 72).
----------- BERSAMBUNG -----------
Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Barakallahu fiikum..
Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Barakallahu fiikum..
T I M M A H A D S A B I L U L K H A Y R
sosmed.sabilulkhayr.com
•┈┈•⊰•● S K A I •┈┈•⊰•●
Komentar
Posting Komentar